sejarah muharram

Muharram ( م) adalah bulan pertama dalam Sistem Takwim Hijrah (Hijriah). Pada
asasnya, Muharram membawa maksud ‘diharamkan’ atau ‘dipantang’, yaitu Allah SWT
melarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah. Namun demikian larangan ini
ditamatkan setelah pembukaan Makkah (Al Baqarah: 91). 1
Mengapa Muharram Ditetapkan Sebagai Awal Tahun Hijriah?
Banyak yang mengira bahwa penetapan bulan Muharram sebagai awal tahun Hijriah
adalah karena peristiwa Hijrah Rasulullah saw ke Madinah terjadi pada bulan itu.
Perkiraan tersebut keliru, karena Rasulullah saw memulai perjalanan Hijrahnya pada
akhir bulan Shafar dan tiba di Madinah pada awal bulan Rabi’ul Awal.
Benar bahwa peristiwa hijrah dijadikan sebagai patokan untuk memulai penanggalan
Hijriah, dimana tahun kejadiannya dijadikan sebagai tahun pertama dalam penanggalan
hijriah. Maka kalau sekarang dikatakan sebagai tahun 1427 H, hal itu berarti telah berlalu
1427 tahun sejak peristiwa hijrahnya Rasulullah saw ke Madinah. Namun penetapan
Muharram sebagai awal tahun Hijriah adalah karena alasan lain.
Bahkan ketika dimusyawarahkan pada zaman Umar bin Khattab tentang bulan apa yang
akan dijadikan sebagai bulan pertama dalam penanggalan Hijriah, pada awalnya
diusulkan adalah bulan Rabi’ul Awal, ada pula yang mengusulkan bulan Ramadhan.
Namun akhirnya yang disepakati adalah bulan Muharram, karena pada bulan ini kaum
muslimin telah pulang dari melaksanakan ibadah haji yang merupakan akhir dari rukun
Islam yang lima.
Disamping itu -terkait dengan peristiwa hijrah- karena bulan Muharram dianggap sebagai
awal dari keinginan Hijrah, mengingat peristiwa Bai’atul Aqabah kedua terjadi pada
pertengahan bulan Dzulhijjah, dan karenanya diperkirakan bahwa pada bulan Muharram
keinginan untuk melakukan hijrah sudah bulat. 2
Sebagai catatan, Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk berangsur-angsur
berangkat hijrah pada suatu malam di periode setelah kematian Abu Thalib. Diantara
yang berangkat lebih awal adalah beberapa sepupu Nabi, Umar ra. beserta keluarganya,
dan Usman ra. beserta keluarganya, Hamzah, dan Zaid. Tadinya Abu Bakar akan
berangkat, tetapi Rasulullah melarang beliau dan memerintahkan untuk menunggu
petunjuk Allah mengenai keberangkatannya.
Lama setelah hijrah, ketika kaum muslimin menentukan penanggalan, malam hijrah
pertama yang inilah yang ditetapkan sebagai tanggal pertama penanggalan Islam, yaitu 1
Muharram tahun I Hijriyah. Ini bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622 M.
Rasulullah SAW sendiri baru berangkat hijrah bersama Abu Bakar ra. satu bulan kemudian,
pada malam ketika terjadi pengepungan pemuda quraisy di rumah Rasulullah, dan Ali
saat itu tidur di tempat tidur Rasulullah menyediakan diri sebagai umpan.
Ini terjadi pada saat hilal bulan baru muncul di langit Makkah (Martin Lings/Abu Bakr
Sirajuddin, hal. 187). Jadi Rasulullah dan Abu Bakar ra. baru berangkat hijrah satu bulan
setelah 1 Muharram, yaitu pada tanggal 1 Safar. Mungkin atas dasar ini pulalah bulan
kedua dalam tahun Islam disebut ‘Safar’ yang berarti ‘perjalanan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: